BMI Macau menolak persyaratan pembuatan pasport BAru di Macau

Persyaratan pembuatan pasport untuk BMI Macau

Persyaratan pembuatan pasport untuk BMI Macau

Tanggal 3 September 2015 gabungan organisasi BMI ( buruh migrant Indonesia) Macau sepakat membuat petisi penolakan persyaratan pembuatan pasport untuk BMI Macau yang di buat oleh kantor KJRI (Konsulat Jenderal Republi k Indonesia)Hk yang di Macau. Kesepakatan ini terbentuk karena semakin bertambahnya keluhan BMI yang di terima oleh organisasi advokasi. Melihat semakin banyaknya BMI yang kesulitan membuat pasport baru ini , gabungan organisasi segera merumuskan isi petisi secepatnya. Petisi ini diprakarsai oleh organisasi BMI Macau yaitu PEDULI, ATKI Macau , GEMMA , IRSYAD , YPW Macau , SRIKANDI , HALIMAH, MATIM, IMWU Macau  dan dukungan BMI yang berada di Macau seluruhnya .

Setelah rumusan petisi selesei , penggalangan tandatangan dukungan dari BMI di mulai pada Hari minggu tanggal 6  sampai 20 September 2015. Penggalangan TTD BMI (Tandatangan) di laksanakan di titik-titik pusat tempat liburnya BMI seperti, Samcantang , taman Kuning, taman kereta  gantung, danau ato di kenal dengan sekibutan soe dong madau, San malo, juga di tempat kost BMI.

Dalam jangka waktu 2minggu TTD BMI  yang terkumpul mencapai 1250 lebih. Minggu tanggal 20 September 2015 petisi untuk Bapak Konjen KJRI hk yang berisi ,

“PETISI TERBUKA
Kepada Yang Terhormat
Bapak Chalief Akbar
Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hongkong
” Segera penuhi tuntutan mendesak Pekerja Migran di Macau”
“Cabut persyaratan pembuatan paspor yang memberatkan Pekerja Migran di Macau”
“Tingkatkan pelayanan KJRI cabang Macau”

Kami gabungan organisasi dan Pekerja Migran Indonesia yang berada di Macau, menyatakan keberatan atas persyaratan yang telah ditetapkan oleh KJRI Hongkong terkait pembuatan paspor dan pelayanannya, serta meminta kejelasan tentang shelter KJRI yang berada di Macau.

Dengan ini kami mendesak Bapak Konsulat dan segenap jajarannya untuk mempertimbangkan kembali peraturan serta syarat-syarat pembuatan paspor yang telah dibuat mengingat banyaknya kesulitan yang kami dapatkan entah dari majikan, agency ataupun perusahaan dimana kami bekerja. Berikut kami jabarkan satu-persatu apa yang telah menjadi keberatan kami:

1. Copy paspor halaman depan, visa dan paspor asli
– Hal ini tidak menjadi masalah bagi kami.
2. Copy firstletter (quota), kontrak kerja/ surat perusahaan (terbaru) dalam bahasa Inggris.
– Sangat sulit untuk mendapatkan copy first letter mengingat yang memegang surat tersebut adalah majikan/ perusahaan/ agency ybs, jika dimintai terkadang kita di pingpong kesana kemari, antara majikan/ agency tidak mau tahu , agency sudah tutup / habis masa licency-nya, maupun majikan yang tidak ada ditempat.
Untuk sebagian yang bekerja di perusahaan bisa meminta pada HRD (Human Resource Departement)
– Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengurus kontrak secara mandiri maupun melalui perekrutan oleh agency terkadang tidak menyimpan sendiri atau tidak mempunyai salinan kontrak kerja yang seharusnya dibekali oleh PMI tsb, dikarenakan akal-akalan agen maupun majikan/ perusahaan, mengenai masalah gaji yang tertera maupun jam kerja yang berbeda dari yang sudah ditetapkan.
– Kontrak kerja biasa menggunakan bahasa portugis ataupun china, sangat sedikit sekali yang menggunakan bahasa inggris mengingat dua bahasa tersebut yang umum dipakai oleh negara Macau .
3.Copy ID TKI dan majikan.
– Sangat sulit mendapatkan ID majikan apalagi untuk yang bekerja di sektor formal hal itu sangat tidak mungkin.
– Melampirkan ID TKI hanya bisa dilalui bilamana TKI tersebut telah melewati masa fingerprint (pengambilan sidik jari) selama kurang lebih 3 bulan bekerja dan mendapatkan ID Macau yang lebih dikenal dengan sebutan Bluecard.
4. Bukti domisili/ alamat rumah dalam bahasa Inggris (jika tinggal diluar maka maka diperlukan surat pernyataan pemilik rumah bahwa yang bersangkutan tinggal kontrak di alamat tersebut).
– Bukti domisili di macau tidak menggunakan bahasa inggris, dan apabila seorang BMI tinggal diluar dan mengontrak disalah satu rumah sewa, siapa yang berhak untuk memberikan bukti domisili bahwa ybs tinggal disitu, ibu kost sebagai penyewa rumah atau sang pemilik rumah yang notabene orang lokal macau?
– Bill listrik maupun bill gas biasanya bukan atasnama pekerja migran namun atasnama pemilik rumah
– Bill telepon, pertimbangkan bagaimana dengan yang menggunakan telepon prabayar?
5. Isi formulir permohonan paspor (harus lengkap).
– KJRI tidak pernah membuat sosialisasi terbuka tentang bagaimana cara mengisi formulir yang benar, kami memohon diadakannya sosialisasi ini agar ketika saat mengisi permohonan tidak harus memakan waktu lama, dan penuh tanda tipe-x, semisal dengan membekali contoh formulir ke seluruh perwakilan organisasi untuk kami sosialisasikan kepada kawan-kawan PMI?
6. Foto dilakukan pada hari Minggu.
– Pekerja Migran Indonesia tidak selalu bisa libur dan hadir untuk pengambilan foto di hari Minggu, bisakah KJRI juga memberikan pelayanan pada jam buka KJRI yaitu hari Rabu dan Sabtu?
7. Pembayaran dengan uang pasdalam bentuk mata uang HKD
Biaya paspor 24 hal : HKD 134
Biaya paspor 48 hal : HKD 280
– Mata uang yang digunakan di Macau adalah Macau Patacas, tidak bisakah konsulat yang berada di Macau menggunakan mata uang ini sebagai pembayaran.
– Meminta penjelasan yang sejelas-jelasnya tentang perbedaan paspor 24 halaman dan 48 halaman, dikarenakan selama ini kami mendapatkan informasi yang berbeda-beda tentangnya dari para staff KJRI yang ditempatkan di Macau.
Bagi yang kehilangan paspor harus ada dokumen tambahan, sbb:
1. Surat lapor hilang dari kepolisian Macau/ Hongkong
– Hal ini tidak menjadi masalah buat kami para Pekerja Migran Indonesia.
2. Surat penjelasan dari majikan berbahasa Inggris/ Indonesia yang menyatakan bahwa ybs masih bekerja di majikan tersebut dengan mencantumkan nomor kontrak dan masa berlaku kontrak.
– Apabila seorang PMI kehilangan paspor, setelah ybs lapor ke kantor polisi terdekat, PMI tsb diharuskan segera ke imigrasi Macau untuk membuat bukti bahwa ybs masih mempunyai visa tinggal dan bekerja di Macau, jadi syarat surat penjelasan dari majikan sudah SANGAT diwakilkan oleh surat keterangan dari imigrasi berupa cop visa berlaku bahkan kedudukannya lebih kuat dari pada kontrak maupun surat penjelasan dari majikan tsb apalagi dari surat penjelasan dari agency.
3. Surat penjelasan dari agency yang menyatakan ybs masih bekerja di majikan tersebut dengan mencantumkan nomor kontrak dan masa berlaku kontrak, surat agency harus dibuat diatas kertas surat perusahaan resmi dan di cap agency.
– Bagaimana dengan PMI yang mengurus kontrak mandiri, sangat tidak mungkin meminta surat penjelasan dari agency.
4. Pembayaran dengan uang pas dalam bentuk mata uang HKD
Biaya paspor 24 hal : HKD 212
Biaya paspor 48 hal : HKD 505
-pembayaran dirasa sangat mahal, mengapa untuk kasus kehilangan yang notabene di golongkan menjadi musibah, harus dikenakan biaya hampir dua kali lipat?
– lagi-lagi, mengapa harus menggunakan mata uang HKD?.

Kami menuntut supaya layanan dari KJRI ditingkatkan lagi, selama ini BMI telah banyak diombang-ambingkan dengan penjelasan-penjelasan yang tidak konsisten tentang peraturan pembuatan paspor yang dibikin tanpa melihat kondisi dan keadaan para BMI di Macau, dan kami berpendapat, para staff KJRI yang ditempatkan di Macau bukanlah para ahli yang menguasai berbagai persoalan yang ada di Macau sehingga ketika kami berkonsultasi jawaban yang kami terima berubah sewaktu-waktu. Meminta penjelasan atas kegunaan dan fungsi serta orang yang bertanggung jawab atas shelter KJRI di Macau yang berada di alamat :

Demikian tuntutan kami sampaikan, kami berharap agar apa yang menjadi keberatan kami mendapatkan tanggapan sesegera mungkin, dikarenakan banyaknya indikasi banyaknya PMI yang mendapatkankan masalah mulai dari sulitnya mendapatkan dokumen persyaratan hingga pemecatan oleh majikan yang tidak mau direpotkan oleh banyak hal.

Terimakasih atas perhatiannya dan kami menunggu langkah konkritnya sesegera mungkin.”

Petisi penolakan persyaratan pembuatan pasport Kita serahkan Ke Petugas KJRI yang saat itu di terima oleh Mbak Purwati selaku staff KJRI yang bertugas. Organisasi yang mewakili penyerahan yaitu Dari organisasi PEDULI, ATKI Macau , Dan IMWU Macau . ” saya Akan menyampaikan  Surat ini ke Bpk. Konjen, dan Akan memberikan informasi bila Ada tanggapan Dari pusat” sambutan mbak  Purwati.

Harapan BMI makau seluruhnya semoga petisi ini segera di terima oleh Bpk. Konjen Dan segera ditinjau, dipelajari, Dan segera tuntutan BMI Macau di wujudkan, sehingga BMI di Macau bisa menikmati pelayanan KJRI yang lebih mudah Dan cepat .

Salam solidaritas

This entry was posted on Wednesday, September 23rd, 2015 at 12:34 am and is filed under Berita 2. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *